Tata Tertib

Sebelum Praktikum

  1. Praktikan dapat mengikuti praktikum bila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
    • Terdaftar pada KRS
    • Membawa Kartu Praktikum
    • Membawa laporan pendahuluan percobaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan tata cara pembuatan laporan yang telah ditentukan dan harus diserahkan kepada asisten sebelum percobaan tersebut dimulai.
    • Membawa laporan lengkap percobaan terdahulu, yang terdiri dari : laporan pendahuluan yang sudah ada nilainya dan laporan akhir berikut data pengamatan serta grafik (jika ada) yang sudah dijilid.
    • Berpakaian yang rapi dan sopan. Tidak dibenarkan memakai kaos tanpa krah (T-shirt) atau celana pendek.
  2. Praktikan harus hadir 15 menit sebelum praktikum dimulai, praktikan yang terlambat lebih dari 5 menit, tidak diperkenankan mengikuti praktikum pada hari tersebut.
  3. Praktikan harus memahami apa yang akan dikerjakan dengan membaca buku petunjuk praktikum dan acuan lain serta membuat laporan pendahuluan untuk praktikum yang akan dilakukan
  4. Praktikan tidak diperkenankan mengikuti praktikum apa bila :
    • Tidak membawa laporan pendahuluan dan laopran akhir ( laporan lengkap) yang sesuai dengan tatacara pembuatan laporan praktikum fisika dasar
    • Tidak mebawa kartu tanda praktikum ( KTP ), apabila kartu tanda praktikumnya hilang, praktikan harus melaporkannya ke penanggung jawab harian 30 menit sebelum praktikum dimulai dan hannya diberikan kesempatan satu kali untuk mengganti dengan yang baru, disertakan sangsi membayar Rp. 2.500,-. (dua ribu lima ratus rupiah).
  5. Ketika memasuki laboratorium, praktikan :
    • Harus tenang, tertib dan sopan.
    • Dilarang membawa makanan, minuman, rokok dan barang lain yang tidak diperlukan.
    • Tas, jaket dan alat hitung harus dititipkan.
  6. Selama Praktikum

  7. Praktikan dapat memulai praktikum setelah lulus tes pendahuluan dan mendapat petunjuk serta ijin dari asisten yang bersangkutan untuk memasang alat.
  8. Selama praktikum berlangsung, praktikan :
    • Dilarang meninggalkan ruangan tanpa seijin asisten atau penanggung jawab hari tersebut.
    • Harus dapat menjaga keselamatan diri, alat-alat, kebersihan laboratorium, dan ketertiban.
    • Dilarang menggangu atau membantu kelompok lain
    • Harus dapat memperoleh data dari hasil melakukan percobaan sendiri. Bila menyalin data dari pihak lain, maka praktikum hari tersebut dinyatakan gagal.
  9. Praktikan harus mengganti alat-alat yang rusak atau hilang selama praktikum berlangsung dengan alat yang sama, sebelum melanjutkan praktikum minggu berikutnya.
  10. Selesai Praktikum

  11. Setelah percobaan selesai dan disetujui asisten, praktikan :
    • Melaporkan kelengkapan dan merapikan peralatan yang digunakan kepada asisten yang bersangkutan.
    • Menuliskan data pada “Lembar Data Pengamatan” yang diberikan oleh asisten.
    • Harus meminta tanda tangan / paraf asisten pada lembar data pengamatan dan Kartu Praktikum.
    • Meminta tanda tangan pada kartu tanda praktikum
    • Meminta keterangan atau cara pembuatan tugas akhir kepada asisten yang besangkutan
    • Meminta kembali laporan pendahulaun yang sudah di periksa dan dinilai .
  12. Ketentuan Lain

  13. Bagi praktikan yang tidak hadir / gagal :
    • Dapat melakukan praktikum susulan pada jadual pengulangan yang telah ditentukan.
    • Tanpa surat berhalanagan hadir ( dari dokter, dekan, rector atau pihak yang berwenang) praktikan yang absen atau gagal melakukan praktikum diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 5000,-. (lima ribu rupiah) untuk setiap percobaan susulan.
  14. Bagi praktikan yang sakit dapat menunjukkan surat keterangan dari dokter dan orang tua, paling lambat pada saat melaksanakan praktikum minggu berikutnya. Melampaui batas waktu tersebut, surat dinyatakan tidak berlaku lagi dan praktikan dinyatakan gagal.
  15. Bagi praktikan yang sudah gagal / tidak ikut praktikum sebanyak tiga kali berturut-turut dinyatakan tidak lulus dan diulang pada semester berikunya.
  16. Bagi praktikan yang praktikumnya tidak lengkap diberi kesempatan dua semester untuk mengulang praktikumnya.
  17. Praktikan dapat diberikan peringatan, dikeluarkan ataupun digagalkan jika melanggar tata tertib ini.
  18. Tata tertib ini untuk dilaksanakan dengan penuh kesadaran.
  19. Selesai

Kepala Laboratorium Fisika Dasar

UNIVERSITAS GUNADARMA


(Drs. Jonifan, MMSi)